JAKARTA – Hidup tak pernah bisa tertebak bagaimana awal dan akhirnya, selain sebagai suatu fase panjang yang harus kita lalui, untuk mencapai susuatu yang dicita-citakan. Hidup tak selalu bisa terencana kapan akan dimulai dan dimana berakhir. Terkadang kita hanya sekedar menjalani tanpa tahu arah dan tujuan. Hal ini berbeda dengan perjalanan seorang guru drum Yanuar Atmaja. Sudah berkarya menjadi seorang guru drum di kota Semarang sekitar satu tahun lebih namun keinginan/ impian untuk meraih lebih selalu mendorongnya dirinya berjuang dengan mengadu nasib sebagai seorang drummer di ibu kota Jakarta adalah pilihan terakhirnya. Impian itu pun datang. Sekitar tahun 2009 secara resmi Yanuar bergabung dengan Sekolah Musik Modern Kawai (SMMK).

    Sebagai wujud syukur kak Yanuar, panggilan akrabnya, selama delapan tahun mengabdi di Sekolah Musik Modern Kawai (SMMK), Minggu 10 September 2017 di Auditorium Sekolah Musik Modern Kawai Lantai 2, Jalan Sultan Iskandar Muda No. 29 Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Pukul 14.00 Wib – selesai ia menyelenggarakan resital drum bertema: “YANUAR ATMAJA, SEWINDU MENGABDI”.

    Yanuar tampil bersama bersama Modern Kawai Band, Violin Ensemble dan beberapa guru dihadiri oleh para orangtua, murid dan undangan lainnya berlangsung lancar dan meriah. Modern Kawai Band, Violin Ensemble dan beberapa guru yang tampil diantaranya Drum, Asti – Vokal, Steven –Bass, Erinel –Gitar, Tacya – Piano, Violin Ensemble (Wenny, Atikah, Wening, Fira, Ruby), Endro – Vokal, Ega, Rizky, Fauzan, Kelvin Murid Yanuar grade tertinggi, belajar selama 8 tahun, Igo (Murid Intervensi Musik Modern Kawai Termuda), Harriez Reynaldo.

    Bicara soal suka duka selama menjadi guru drum untuk murid reguler (umum) dan anak berkebutuhan khusus, dalam kesempatan itu Yanuar menuturkan banyak mengalami suka apabila dibandingkan dengan duka.

    “Saya sangat mendapatkan kehormatan banget bisa bermain musik bareng dengan para senior selama mengajar di Sekolah Musik Modern Kawai. Dan dalam hidup saya, masalah apapun saya berusaha untuk tidak pernah menyerah. Saya pingin lebih lagi”, ucapnya (DL).

    JAKARTA - Setiap individu manusia, Tuhan telah memberikan kemampuan dan talentanya masing-masing. Dan dengan talenta itu mereka memiliki hak untuk melakukan apa saja termasuk hak dari para difabel untuk mempelajari dunia musik.   Sekolah Mu...
    JAKARTA - Perayaan Hari Musik Nasional yang jatuh setiap 9 Maret tidak ditentukan begitu saja. Ada sebab musabab mengapa tanggal 9 Maret dipilih menjadi Hari Musik Nasional. Ketua Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik RI (PAPPRI) P...

    JAKARTA - Pada Hari Musik Nasional 2017, Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah penyanyi dan musisi kondang Tanah Air. Jokowi mengungkapkan kebahagiaannya tersebut.

     

    "Senang merayakan Hari Musik Nasional di Istana Negara dengan artis-artis, seniman-seniman musik & penyanyi yg saya kenali sejak kecil -Jkw," tulis Jokowi di akun Twitternya, @jokowi, Jumat (10/3/2017) pukul 01.45 WIB.

     

    Jokowi mengundang sejumlah musisi terkenal ke Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017). Selain memperingati Hari Musik Nasional, pada kesempatan itu Jokowi juga meresmikan pembukaan Munas VII Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI).

     

    Setidaknya ada 200 musisi Indonesia yang datang. Mulai Ita Purnamasari, Andre Hehanusa, tiga bersaudara dari grup musik Bimbo, Titiek Puspa, Tantowi Yahya, hingga penyanyi muda Raisa Andriana.

     

    Sama seperti saat berinteraksi dengan warga biasa, Jokowi pun mengajak para musisi menjawab pertanyaan. Para musisi dengan senang hati menjawab berbagai pertanyaan dari Presiden dan mendapat hadiah sepeda.

     

    Namun ada satu hal yang beda. Setiap musisi yang maju menjawab pertanyaan, sesudahnya mereka diminta untuk bernyanyi. Sontak Istana Kepresidenan siang kemarin meriah seolah ada konser musik.

     

    Hal yang menarik adalah saat Jokowi meminta Raisa maju bernyanyi tanpa memberi pertanyaan. Dengan senang Raisa menyanyikan lagu 'Indonesia Pusaka' dan mendapat hadiah sepeda dari Jokowi.

     

    Di akun Twitter-nya, Jokowi juga mem-posting sejumlah foto acara bersama para musisi. Seperti saat ia meminta Sam 'Bimbo', Acil 'Bimbo', dan Jaka 'Bimbo' untuk maju ke depan. Tiga saudara itu menyanyikan lagu 'Sajadah Panjang'.

     

    Ada juga foto saat giliran Titiek Puspa yang maju ke depan. Pada foto itu Presiden Jokowi tampak tertawa lepas sambil memandang penyanyi senior yang awet muda itu.

     

    Kemudian ada pula foto Presiden Jokowi yang juga sedang tertawa. Di sampingnya terlihat penyanyi Andre Hehanusa. Penyanyi asal Makassar tersebut maju untuk menjawab pertanyaan yang diajukan Jokowi.

     

    Andre diminta menyebutkan enam suku yang ada di Indonesia. Setelah pertanyaan berhasil dijawab, Andre menyanyikan lagu 'Widuri', yang ternyata merupakan salah satu lagu kenangan Jokowi.

     

    "Saya ingat waktu SMP, kalau disuruh nyanyi, pasti lagu 'Widuri' ini yang saya nyanyikan," kata Jokowi setelah lagu 'Widuri' selesai dinyanyikan bersama, Kamis (9/3). (Sumber: detik.com/ Foto: Dok. Twitter @jokowi)

    JAKARTA - Hari Musik Nasional yang diperingati setiap 9 Maret diharapkan mendorong penyebaran dan pembangunan sekolah musik di daerah sekaligus mendukung industri seni kreatif.  Pengamat sekaligus dosen piano Universitas Pasundan (Unpas) Bandung Gusti Nugraha menekankan Hari Musik Nasional har...
    Musik diciptakan dari perpaduan suara yang dihasilkan oleh sebuah instrumen tertentu. Sebuah instrumen akan menghasilkan lantunan suara yang kemudian bisa dipadukan dengan instrumen lainnya sehingga membentuk komposisi suara yang sangat indah dan menawan.   Dengan tema “Musik Menawan” Sekolah Mus...
    20-Sep-2016 14:00:14

    Lincahnya permainan drum yang dipersembahkan oleh para murid Sekolah Musik Modern Kawai (SMMK) dalam Resital Drum, Minggu (18/9/2016) di auditorium SMMK yang berada di bilangan Jakarta Selatan, membuat para penonton sontak bertepuk tangan.


    Mengapa tidak, karena peserta resital sebagian datang dari kelas Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang memiliki kemapuan lebih atau tingkat mahir dalam bermain drum. Terbukti mereka bisa bermain musik secara luar biasa. Kemampuan dan skill tidak kalah dengan murid kelas anak regular lainnya.


    Fakta tersebut membuktikan bahwa mereka adalah bagian dari generasi emas (Gifted and Talented) penduduk Indonesia. Jika potensi mereka dioptimalkan sesuai bidangnya masing-masing, maka dapat dipastikan mereka bisa mandiri, tanpa harus bergantung kepada orang lain.


    Rasa bangga dan haru tampak di wajah penonton yang kebanyakan dari para orangtua murid.


    Menurut Haris Reinaldo, Koordinator Guru Drum SMMK, resital drum yang diselenggarakan saat ini adalah gabungan dari anak-anak yang sengaja dipilih karena kemapuan mereka sudah diatas rata-rata yaitu berada pada level tingkat lanjut.


    “Pesertanya memang tidak banyak. Kami pilih dari beberapa anak kelas regular dan anak-anak ABK yang kemampuan bermain drumnya sudah berada pada tingkat mahir”, ungkap Haris dalam pengantar singkatnya.


    Haris juga menyampaikan sengaja banyak menampilkan lagu-lagu karya Bon Jovi kelompok music rock dari Sayreville, New Jersey, Amerika Serikat era tahun 80-an bukan kerena para murid sudah tua melainkan rhythm-nya enak untuk didengarkan oleh era mana saja.


    “Minus one, Resital drum yang kebanyakan berasal dari karya Bon Jovi, Selamat menyaksikan persembahan dari kami”, imbuh Haris.


    Para murid SMMK yang tampil dalam resital drum yang berlangsung selama dua jam itu diantaranya adalah Jonathan (Survivor: the eye of the tiger), Rizky (Guns ‘N Roses: Sweet Child of mine), Josua Collins (Bon Jovi: In These Arms), Teddy (Bon Jovi: Livin on A prayer), Ali (Bon Jovi: Keep the Faith), Kayril (Bon Jovi: I’ll be there for you), Fajar (The Blue Hearts: Train-train), Bodhivira, (Bon Jovi: Captain Crash and the beauty queen from mars), Alvino (Bon Jovi: Livin on A Prayer), Nauval (Bon Jovi: Just Older), Kelvin (ACDC: You Shook Me all night long), Richard (Bon Jovi: its my life), Ponco (Europe: The Final Countdown).


    Tampil di luar negeri
    Selain Rizky Artonobudi, Ahmad Fauzan Nur Rizkiawan, siswa Intervensi Musik Modern Kawai (IMMK) yang pernah membawa nama Indonesia ke kancah Internasional dalam acara Pyeongchang Special Music Arts Festival pada tahun 2014, di Korea Selatan, siswa lainnya adalah Ferdian Nugraha Ponco Sakti atau yang biasa disapa Ponco.


    Dalam obrolan dengannya mengenai kemampuan dan kepiawaiannya dalam bermain musik drum, Ia menjawab santai bahwa dirinya pernah tampil hingga ke luar negeri yaitu ke Korea dalam acara Pyeongchang Special Music Arts Festival tahun 2015.


    “Iya, saya senang karena bisa tampil hingga ke luar negeri”, ucap Ponco sambil tersenyum.


    Orangtua Ponco juga mengaku bahwa Anak Berkebutuhan Khusus harus terus mendapatkan dukungan dari semua pihak, khususnya dari para orangtua.


    “Ponco, dalam kegiatan apa saja kami ikut. Kami selalu dukung, yang terpenting dia (Ponco.red) senang. Kalau sedang tidak mood, kami tidak ingin memaksanya. Nanti ngamuk”, ujar Wara orangtua Ponco.


    Wara juga menyayangkan kebijakan sekolah formal yang dalam tanda petik 'diskriminatif' terhadap siswa ABK. Menurutnya Ponco sekolah formalnya hanya sampai kelas dua Sekolah Menengah Atas (SMA) karena penerapan disiplin yang disamakan dengan murid regular lainnya.


    “Syukur kalau Ponco masih mau pergi ke sekolah walau terlambat. Karena penerapan disiplinnya sama dengan murid regular lainnya maka kami putuskan untuk mendapingi Ponco diluar sekolah formal.

     

    Kegiatannya apa saja termasuk kegiatan resital musik seperti ini. Kami tidak ingin menargetkan untuk menjadi apa untuk masa depannya. Yang terpenting anak kami bisa senang”, ujar bapak warga Tanah Abang ini.


    Disinggung soal Ponco dan kawan-kawan tidak ikut dalam Autistic Talent Gala, di Hong Kong, September 2016 mendatang, Wara mengatakan tidak masalah. Mungkin belum rezeki.


    “Tidak masalah. Sepertinya panitia lebih memilih kategori akustik. Selain itu mungkin belum rezekinya”, ujar Wara yang didampingi istri serta putri tercintanya. (Darius AR)

    Sejak berdirinya Sekolah Musik Modern Kawai (SMMK) sekitar tahun 1999, konser atau resital musik bagi para murid bahkan para guru sudah menjadi agenda tetap.   Event yang dilakukan secara internal maupun eksternal tersebut bertujuan bukanlah ajang show-off atau pamer. Resital musik adalah salah satu cara ya...
    Anak - anak kami dari Intevensi Musik Modern Kawai, salah satu kelas musik untuk anak berkebutuhan khusus MODERN KAWAI MUSIC SCHOOL - Jakarta, akan mewakili Indonesia dalam kompetisi musik bagi anak berkebutuhan khusus di Hongkong.   Intervensi Musik Modern Kawai, merupakan kelas musik bagi anak berkebutuhan khusus yang pert...

    Pasutri Herbudianti (akrab dipanggil Asti) dan Gatot Supiartono terkejut kala mendapat info dari gurunya, bahwa anaknya, Rizky Artono Budi yang berusia 4 tahun ini tidak dapat mengikuti kegiatan belajar di taman kanak kanak atas rujukan dari dokter. Asti pun membawanya ke RSCM untuk menjalani cek EEG (rekam otak). Hasilnya, Rizky didiagnosa ADHD, (attensif deficit hiperaktif disorder) yakni spektrum autis ringan. Dokter mengatakan, penyembuhannya bisa melalui terapi dan perlu bimbingan khusus. Kini Rizky berangsur angsur normal, bahkan menjadi seorang musisi kecil yang suka bermain drum. Memenangkan kejuaran pada Autism Awareness Festival (AAF) VI sebagai juara pertama. Hadiahnya, berlatih drum dan tampil di acara Pyeongchang Special Music Festival, Korea Selatan.

     

    Bersama Nano Harsono, seorang analis recording system, yang juga mengagumi kemampuan Rizky, Audio Lifesytle melihat penampilan permainan drum solo yang dimainkan Rizky begitu menawan, khususnya bila mengingat bahwa dia adalah anak berkebutuhan khusus, Rizky juga tampil sebagai kids percussion bersama Umran Zhafran Ibrahim. Di acara music for Ervitha. Ervitha sendiri adalah seorang anak yang berkebutuhan khusus (autis) tetapi sanggup tampil di atas panggung, dihadapan keluarga mereka dan pengunjung lainnya. Inilah acara yang digagas oleh sekolah London School of Public Relations, Jakarta. Sekolah ini pula yang mengadakan acara Autism Awareness Festival (AAF). Sekolah ini memang memiliki kepedulian terhadap autism, khususnya anak-anak, dengan mendirikan London School Centre for Autism Awareness (LSCAA) yang dibentuk Pria Kemal Gani, MBA, MCIPR APR sejak 2008. Inilah bentuk CSR (Corporate Social Responsibilities) dari sekolah ini.

     

    Demikianlah, berkat usaha yang telaten dan kesabaran tinggi dari orangtua Rizky, khususnya sang ibu, Asti, anaknya kelahiran Jerman pada 24 Februari 2001 ini pun berangsur-angsur membaik. Asti terus mengawal dan membimbing Rizky, termasuk kala Rizky mulai mengambil kursus gitar dan vokal kala berusia 6 tahun dan lalu saat 9 tahun mulai khusus drum. Passionnya yang tinggi terhadap musik, khususnya music pop rock, telah membawanya kebanyak event seperti Kawai Amazing Concert tahun 2010 & IMMK Over the Rainbow di tahun 2011, serta penampilan solo Drum Autism Day di Monas, Jakarta ditahun 2011. Di tahun yang sama dia tampil pada acara yang diadakan London School di FX Sudirman tahun 2012 Rizky tampil di Autism Day yang berlokasi di Epicentrum Kuningan. Dia aktif mengikuti kompetisi drum seperti Kawai Music Competition (2011) dan di kejuaraan AAF VI tahun 2014.

     

    Dari usia 2 – 3 tahun Rizky memang suka musik. Dia pasti tergerak dan sudah hafal lagu seperti lagu Koes Plus, Panbers, Dlloyd, Mus Mulyadi dan Benyamin S kesukaan ayahnya. Tetapi dia lalu bosan dan pindah ke music rock seperti Linkin Park. ‘’Dari bangun tidur sampai mau tidur lagi ya musik. Selain itu dia juga suka akan fotografi.’’kata Asti. Asti pun mendapat ide untuk mendalami ilmu tentang anak kebutuhan khusus Inilah hebatnya orang tua seperti Asti ini. Dia tidak berpikir kebelakangan seperti meratapi nasib, tetapi berjalan kedepan, dan melakukan banyak hal untuk anaknya. Selain berjuang untuk anaknya, dia juga berjuang untuk anak orang lain, dengan mendirikan klinik. Bahkan kedepannya, Asti ingin membuat sebuah buku tentang autis, berdasarkan pengalamannya sendiri bersama Rizky.

     

    Sudah sepatutnyakita juga peduli terhadap anak yang menderita autis. Mereka perlu dukungan untuk menjadi sembuh atau kian sembuh. Di sisi kekurangannya, mereka ternyata memiliki sejumlah kelebihan yang bisa saja tidak atau susah dimiliki seseorang anak yang normal. Seperti Rizky, yang ternyata piawai dalam bermain instrument music.

     

    Dan, ada pelajaran menarik dari sini, yakni kalau yang sedang menderita saja bisa berprestasi, mengapa yang tidak sedang menderita tidak? Sumber: Audio Lifestyle Magazine/ Sistem High End Iheac Show 2014 Edisi 90/Th.VII/November 2014

    Seperti halnya zaman, musik Indonesia pun berkembang dari masa ke masa. Berbagai hal mempengaruhi warna musik yang digandrungi, termasuk kondisi sosial dan politik pada masa itu. Seperti ditulis Denny Sakrie dalam buku "100 Tahun Musik Indonesia, cikal bakal sejarah industri musik di Tanah Air dapat dilihat dari er...
    AUTISME berasal dari bahasa Yunani, autos yang artinya “diri yang tak berdaya”. Menurut J.P Chaplin, ada tiga pengertian autism. Yang pertama, cara berpikir yang dikendalikan oleh kebutuhan personal atau diri sendiri. Kedua, menanggapi dunia berdasarkan penglihatan dan harap...

    Kita memiliki cara mengenang dan menghormati tokoh dengan pembuatan hari-hari peringatan. Semula, Megawati Soekarnoputri (2003) merestui peringatan Hari Musik Nasional (HMN) diadakan setiap 9 Maret, mengacu tanggal kelahiran W.R. Soepratman (9 Maret 1903). Restu itu dilanjutkan SBY melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013. Sekarang, kita memiliki ekspresi untuk memperingati HMN, mengacu ke ingatan sejarah atau kemauan memuliakan musik di Indonesia.


    Kita ingin mengurusi ketokohan W.R. Soepratman (1903-1938) dalam peringatan HMN. Pencipta lagu itu tak sempat menjadi saksi dari lantunan lagu Indonesia Raja, setelah pembacaan teks proklamasi, 17 Agustus 1945. Indonesia Raja itu ekspresi melagukan Indonesia, sejak 1928. Sukarno bersama para pemimpin pergerakan kebangsaan menganjurkan lagu Indonesia Raja dikumandangkan di gedung pertemuan, sekolah, dan lapangan demi capaian kemerdekaan Indonesia (B. Sularto, 1993). Pada masa 1930-an, lagu ini semakin menjadi ekspresi politik melawan kolonial.


    Kebermaknaan lagu Indonesia Raja mendapat pengakuan secara politik, estetika, dan kultural. J.A. Dungga dan L. Manik dalam buku berjudul Musik di Indonesia dan Beberapa Persoalannja (1952) menjelaskan bahwa “lagu kebangsaan kita Indonesia Raja adalah getaran djiwa bangsa Indonesia seluruhnja, tjiptaan bangsa Indonesia bersama.” Peran W.R. Soepratman membuktikan bahwa kerja bermusik sanggup membesarkan ide-imajinasi Indonesia. W.R. Soepratman cenderung sebagai “seorang petjinta tanah air-nasionalis” ketimbang “penjair-komponis.” Sejak masa 1940-an, perbincangan tentang W.R. Soepratman dan Indonesia Raja berlangsung seru, melibatkan pendapat-pendapat Sukarno, Muhammad Yamin, Cornel Simandjuntak, Kusbini, Ibu Soed, dan Ki Hadjar Dewantara.


    Selama puluhan tahun, kita selalu melantunkan Indonesia Raja dalam pelbagai acara. Warisan itu awet. Lagu menjadi penjelasan kemauan mencapai dan memaknai kemerdekaan. Lagu menggenapi agenda mencipta Indonesia dengan bahasa, senjata, busana, novel, puisi, partai politik, dan doa. W.R. Soepratman menjadi simbol ikhtiar melagukan Indonesia. Kita mengakui bahwa lagu memungkinkan pelipatgandaan imajinasi dan semangat di kalangan pergerakan kebangsaan. Lagu pun menjadi momok bagi kolonial. Lagu merdu mengalahkan suara-suara peluru dan bentakan-bentakan para pejabat kolonial. Lagu perlahan menjadi dalih bagi penguasa untuk menekan dan menghukum kaum pergerakan kebangsaan.


    Oerip Kasansengari dalam buku berjudul Sedjarah Lagu Kebangsaan Indonesia Raja (1967) memberi pujian: “Musik jang digubah Soepratman memang penuh irama keindahan dan alam Indonesia.” Lagu Indonesia Raja mengejawantahkan “kesadaran nasional jang kuat dan abadi.” Penghormatan diberikan pemerintah dengan meresmikan Indonesia Raja sebagai lagu kebangsaan Indonesia, dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958 tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raja Warisan W.R. Soepratman—yang semakin menguatkan kemauan mengartikan Indonesia, dari masa ke masa.


    Sekarang, kita terus mengenang W.R. Soepratman dan melagukan Indonesia Raja. Kita berharap lagu terus dilantunkan oleh presiden, menteri, polisi, hakim, legislator, dan seniman agar Indonesia tak selalu menjadi “orkes sumbang” akibat lakon-lakon korupsi, kriminalisasi, pembajakan lagu, dan pembegalan. (*ryo)

    "Hidup yang terindah adalah ketika ia bisa memperindah kehidupan orang lain"   TIDAK semua anak lahir beruntung mendapatkan kesempurnaan karunia Tuhan. Sebagian di antara mereka menderita kelainan yang la...
    Minggu siang pukul 14.00 - 17.00 WIB Sekolah Musik Modern Kawai (SMMK) menyelenggarakan konser akhir tahun dengan tema “Music for All” di Auditorium Sekolah Harapan Bangsa Modernland Tangerang.   Dalam acara tersebut SMMK menampilkan murid dari kelas Basic Course yang membawakan lagu Doraemon dan Hello Music them...
    07-Oct-2015 11:02:42

    Ada banyak manfaat atau pengaruh positif musik khususnya piano bagi seorang anak. Bermain piano dapat menstimulasi intelligensi atau kecerdasan anak yang belajar musik.

    Dr. Gordon Show atau Dr. Frances Rausche belajar piano bermanfaat untuk menstimulasi kecerdasan atau intelligensi seorang anak. Bermain piano juga memberikan masa depan bagi seorang anak. Jika seorang anak belajar piano, dapat menstimulasi kecerdasannya dalam bidang pelajaran yang lain? Bahkan dalam kesimpulan para psikolog menyebutkan bahwa bermain musik terutama piano disebut-sebut sebagai “perangkat pendidikan’ yang dapat membantu ekselerasi perkembangan seorang anak. Bukan berarti seorang anak harus bisa memainkan piano itu dengan sempurna, tetapi yang terpenting ia bisa menggali kemampuannya yang terpendam.

    Yang terpenting dalam bermain piano adalah aspek konsentrasi. Sepintar apapun seseorang dalam bermain piano jika konsentrasinya terganggu ia tidak bisa memainkan piano dengan baik. Nilia-nilai konsentrasi, koordinasi dan kepercayaan diri ini dianggap dapat membantu seorang pemain piano lebih unggul dalam bidang lain dibanding dengan mereka yang tidak belajar musik. Itulah sebabnya selalu disarankan bahkan dituntut dari orangtua siswa piano prasekolah untuk turut membantu dan memberikan keadaan yang kondusif agar anaknya bisa belajar atau latihan piano.  Artinya, suasana di rumah harus tenang dan terhindar dari keributan agar si anak prasekolah bisa belajar berkonsentrasi walaupun dengan tempo yang singkat.

    Jadi konsentrasi sangat dibutuhkan dalam belajar piano. Coba anda bayangkan suatu proses belajar piano. Seorang anak akan mencoba mempelajari lagu yang akan dimainkannya melalui membaca not-not pada garis-garis musik buku piano yang terpajang di piano. Kemudian ia mempergunakan kedua pendengarannya dan mempergunakan lengan, tangan, kaki, dan keseluruhan jari-jemarinya untuk memainkan piano. Dan kesemuanya itu berlangsung dalam waktu yang bersama-sama. Ketahuilah bahwa tidak ada aktivitas yang mampu menandingi skill seperti ini.

    Aspek koordinasi pikiran dan otot juga memiliki peranan penting. Ada suatu koordinasi yang baik antara mata, tangan bahkan kaki dalam memainkan piano yang tentu semua ini bisa terlaksana atau terkoordinasi dengan baik karena kedua sisi otak anak dipergunakan bersama-sama dalam waktu yang bersamaan.

    Dalam menghafal pelajaran matematika atau kimia, hanya memakai otak sisi kiri saja tetapi bermain musik lebih fokus pada otak sisi kanan dan pada saat yang sama  mamakai otak sisi kiri.

    Belajar Piano Dibutuhkan Konsentrasi
    Jika seorang anak yang bermain piano sudah terbiasa mengkonsentrasikan pikirannya dan mengkoordinasikan seluruh pikiran dan otot tubuhnya, rasa percaya diri itu kemudian akan berkembang. Anak akan mulai berani bereksperimen, bila konsentrasi dan koordinasi yang sudah terbentuk dalam diri si anak. Ketika konsentrasi dan koordinasi optimal maka meningkatkan pikiran dan otot tubuh, maka memainkan piano atau tampil dalam suatu pertunjukan bukanlah hal yang sulit. Ia akan memainkan piano seakan ia sendiri yang ada dalam pertunjukan tersebut, tanpa menyadari bahwa ada banyak orang di sekitarnya yang sedang menyaksikan diri dan jari-jemarinya. Namun hanya berkonsentrasi dan mengkoordinasikan pikiran dan otot tubuhnya dengan menunjukkan ekspresi permainan musik yang indah dan menakjubkan.

    • Belajarlah berkonsentasi dan mengkoordinasikan pikiran dan otot tubuh anda dalam bermain piano. Fokuslah pada permainan piano dan belajarlah mengekspresikan diri dalam permainan piano.
    • Piano berbentuk papan tuts tunggal, sepanjang 88 tuts atau kurang lebih 7 ½ oktaf, dengan bilah tuts yang lebih tebal dan berat dibandingkan keyboard.
    • Piano Terbagi atas piano akustik dan piano digital. Kalau piano akustik memiliki sumber bunyi dari senar logam yang dipukul dengan tuts, jadi tidak digerakkan oleh listrik.
    • Disarankan langsung belajar dengan menggunakan piano grand atau upright. Dan itu bisa beli yang second, jika dana belum mencukupi untuk membeli yang baru.
    • Sekarang juga sudah banyak piano digital, yang sumber bunyinya berasal dari hasil sampling piano akustik yang digerakkan oleh listrik. Panjangnya antara 76 hingga 88 tuts.

    Tapi harus hati-hati memilih karena tutsnya berbeda-beda. Ada yang namanya weighted keys atau graded hammer keys, maksudnya tutsnya lebih berat dan tebal seperti piano akustik. Tapi ada juga yang tidak setebal itu atau malah ringan seperti tuts keyboard biasa. Keyboard juga ada yang berjenis synthesizer, interactive/intelligent/portable/arranger keyboard, controller, sampler dan workstation.

    Belajar piano pada keyboard
    Pada awalnya tidak masalah kalau hanya untuk menguasai basic piano. Tapi jangka panjang mungkin perlu beli piano. Kalau belum mampu beli piano akustik bisa dengan piano digital. Tapi tetap saja mekanisme tutsnya masih lebih natural dan nyaman piano akustik.

    Mitos:
    • Bisa piano berarti bisa semua alat.
    • Belajar keyboard gak serius, cuma hiburan. Kalau mau serius belajarlah piano.
    • Belajar piano klasik yang paling baik, nanti kalau mau belajar pop atau jazz lebih gampang.
    • Main keyboard bisa “merusak” jari.

    Tuts keyboard memang lebih ringan dan tidak se-ekspresif piano. Semua poin di atas sudah kamu penuhi baru datang ke kursus musik terdekat atau hubungi guru piano/keyboard ke rumah. Kalau mau belajar sendiri, coba cari buku-buku piano/keyboard yang bisa dibeli di toko buku.

    Seringkali saya mendapat pertanyan: “Saya atau anak saya sudah sekian tahun les piano atau keyboard tapi kok gak bisa-bisa sih!”. Pertanyaan ini harus diperjelas, “bisa” yang diharapkan itu seperti apa? Setelah di probe ternyata ada beberapa jawaban.

    1. Bisa main lagu apa saja tanpa lihat buku.
    2. Bisa ngiringin nyanyi lagu apa saja.
    3. Bisa main band seperti band-band di tivi.
    4. Bisa improvisasi
    5. And the list goes on and on.

    Kebanyakan musisi senior kita nggak ngerasain sekolah musik. Mereka adalah special people with special talent, yang udah nyemplung di dunia enetertainment di usia muda. Memang jaman dulu belum ada sekolah musik, karena yang ngerti musik-pun sedikit. Rata-rata mereka memiliki feel atau musical soul, hearing dan grooving yang kuat. Wah apa tuh tadi? Feel adalah bagaimana bermain dalam jenis musik yang berbeda-beda. Hearing adalah kemampuan mengenali nada, chord dan ketukan dengan hanya mendengar. Grooving adalah kemampuan mengikuti ketukan yang berbeda-beda dalam setiap jenis musik. Apabila seseorang memiliki ketiga unsur tersebut ditambah memori yang kuat, dia boleh dibilang berbakat dalam musik. Tapi ternyata mereka yang otodidak memiliki beberapa kelemahan.

    1. Belum tentu mereka memiliki fingering atau penjarian yang rapi, enak dilihat.
    2. Kurang lancar baca not, apalagi menguasai teori musik.
    3. Kurang menguasai metode mengajar yang baik karena metode belajar mereka belum tentu bisa diikuti semua orang.

    Kebanyakan musisi otodidak adalah pemain yang baik, tapi mereka kesulitan mentransfer ilmu mereka ke orang lain. Murid yang setengah “jadi” atau setengah “bisa”yang akan berkembang. Sekarang sudah ada buku tutorial piano dan keyboard yang cukup bagus dari dalam atau luar negeri, dilengkapi CD pula jadi bisa belajar sendiri.

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bila hendak kursus piano.

    1. Cari referensi tentang sekolah musik yang ingin dimasuki dari orang lain yang sedang dan pernah belajar atau lebih bagus lagi dari pengajar musik.
    2. Kenali guru kita, minta juga referensi dari orang lain tentang bagaimana permainannya, lulusan mana, gimana ngajarnya, dll.
    3. Ceritakan kepada guru atau instruktur apa saja harapan kita dari belajar musik. Tanyakan juga metode belajarnya, punya lesson plan
    4. Jangan sampai salah jurusan,

    Sekarang ini udah mulai banyak kok kursus dan sekolah musik dengan metode yang baik. Banyak juga lho pengajar piano lulusan overseas. Tapi jangan masuk ke kursus yang nggak punya metode dan kurikulum. Bisa dilihat kok dari materi per tingkat dan buku-bukunya. Kalau sudah dapat guru dengan metode dan kurikulum yang bagus, jangan malas latihan. Buat komitmen untuk latihan sekian menit setiap hari. Kalau gak ada kemajuan, jangan salahkan orang lain. Kalau bisa dengarkan sebanyak mungkin musik dari CD atau kaset untuk memperluas wawasan bermain.

    Misteri Improvisasi (Spontaneous)
    Dalam musik kontemporer Improvisasi terbagi atas tiga aktivitas:

    1. Memainkan melody secara spontan berdasarkan progresi chord yang sudah ada.
    2. Men-subtitusi atau mereharmonisasi chord-chord yang sudah ada.
    3. Mengubah style atau rhytm sebuah komposisi.

    Cara berlatih Improvisasi, beberapa hal yang perlu dilakukan:

    1. Dengarkan musik, dengarkan musik! Mulailah ber-diet mendengarkan musik.
    2. Minta guru/instruktur musik kamu memberikan latihan ear training. Anda harus peka menangkap perbedaan tinggi rendah nada, ketukan, jenis chord dan lain-lain.
    3. Putar lagu favorit kamu dan mulai mencari melodi dan chordnya kemudian tulis dalam staff (buku/kertas garis 5). Bila belum lancar not balok pakai not angka boleh.
    4. Latihan kecepatan dan power jari
    5. Ajak teman-teman bikin band. Atau ajak siapa aja yang bisa nyanyi atau main musik.

    Improvisasi spontan terjadi melalui proses pengumpulan ide-ide musikal dari musik yang kita dengar. Kemudian kita hanya tinggal memainkan ide-ide yang ada di kepala.

    Bisa Piano belum Berarti Bisa semua Alat Musik
    Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang yang sudah nyebur di piano klasik sekian lama harus mulai dari nol lagi ketika belajar piano kontemporer atau keyboard.

    1. Perbedaan alat menyebabkan perbedaan kebiasaan bermain. Hanya dibutuhkan tangan kanan dan kiri ketika bermain piano, mungkin ditambah satu kaki untuk pedal. Tapi untuk bermain organ atau electone kedua kaki dan tangan harus main semua. Ketika bermain keyboard, tangan kanan dan kiri juga harus aktif menekan dan mengatur setting yang ada pada panel.
    2.  Biasanya murid klasik sering mati kutu kalau harus mengikuti rhytm yang berbeda-beda dari jenis musik. Ada yang harus main swing, straight, syncop yang rapat, dan lain lain. Sedangkan materi lagu pada pelajaran organ, keyboard atau piano pop berisi lagu-lagu kontemporer dengan mood rhytm yang berbeda-beda.
    3. Belum lagi kalau berhadapan dengan improvisasi.

    (Disunting dari: http://vischalthepianoplayer.blogspot.co.id/p/blog-page.html)

    Mengikuti les musik dapat membantu anak mengembangkan keahlian di bidang yang ia sukai. Tapi seperti apakah les musik yang cocok untuk anak?Kursus musik, perlukah?...
    "Penelitian mengungkapkan, musiknya bisa membuat anak makin cerdas bila diperdengarkan sejak sang janin masih dalam kandungan" Konon, hanya ada segelintir manusia di muka bumi yang memiliki bakat musik sehe...

    Komponis musik klasik Eropa terkenal kelahiran 27 Januari 1756, Wolfgang Amadeus Mozart, mulai bermain instrumen di hadapan publik pada umur 6 tahun. Selama bertahun-tahun, sampai meninggal pada usia 35 tahun, Mozart telah menghasilkan banyak karya yang menakjubkan.

    Berikut ini adalah lima hal lain yang mungkin belum Anda ketahui tentang Mozart:
    Menulis opera di usia yang sangat muda
    Mozart menulis opera pertamanya di usia yang sangat muda, yaitu ketika ia baru berusia 14 tahun. Opera, yang ditulis pada tahun 1770, ini berjudul Mitridate Re di Ponto.

    Sempat dikabarkan menjalani kehidupan yang miskin
    Mozart sempat dikabarkan menjalani kehidupan yang miskin karena dimakamkan di sebuah pemakaman yang kurang terurus tanpa batu nisan. Namun, dilansir oleh Sullivan Entertainment, ternyata terdapat dokumen yang membuktikan bahwa Mozart adalah bagian dari masyarakat kelas atas dan memiliki kekayaan yang cukup. Hanya saja, ia tidak dapat mengelola uang dengan baik dan sering meminjam uang dari teman-temannya, sehingga, pada saat ia meninggal, ia tidak memiliki keamanan finansial dan terlibat hutang yang banyak.

    Penyebab kematian Mozart
    Mozart juga sempat dikabarkan meninggal karena dibunuh oleh kawannya sesama komponis saat Mozart berada di puncak kariernya. Bahkan, Mozart juga sempat diberitakan bunuh diri. Namun, seperti dilansir oleh Detik Health, penyebab kematian Mozart akhirnya terungkap. Ia diduga meninggal karena komplikasi pada tenggorokan akibat infeksi bakteri streptococcus. Andrew Steptoe, seorang epidemiologis memublikasikan kemungkinan penyebab kematian Mozart terbaru dalam Annals of Internal Medicine. Andrew Steptoe mengatakan, infeksi tenggorokan menjadi kemungkinan yang paling masuk akal, jika melihat dari riwayat kesehatan Mozart.

    Beberapa penyebab kematiannya yang lain menurut Dr. RHC Zegers dari University of Amsterdam adalah rematik, overdosis garam merkuri yang digunakan untuk mengobati sifilis, dan juga trichinosis yang disebabkan karena mengonsumsi daging babi yang mengandung cacing pita.

    Para peneliti tersebut memeriksa kembali catatan kematian Mozart di Wina dan juga membandingkannya dengan catatan kesehatannya beberapa tahun sebelum kepergiannya untuk menemukan sesuatu yang dapat dijadikan bukti. Dari situ mereka menemukan sebuah fakta baru, yaitu adanya akumulasi cairan yang mematikan dalam tubuh Mozart. Para peneliti itu menduga bahwa cairan tersebut diakibatkan oleh infeksi bakteri streptococcus pada tenggorokan, yang memicu kematiannya. Adanya infeksi tersebut juga disebutkan menyebabkan komplikasi penyakit ginjal dan kesulitan tranfusi darah.

    Dibuatkan monumen penghormatan
    Mozart  lahir di kota Salzburg, Austria. Mozart dibuatkan penghormatan di kota itu berupa monumen setinggi 3 m. Monumen Mozart telah ada selama lebih dari 150 tahun. Monumen ini dibuat oleh Ludwig Schwanthaler, pada tahun 1842. Berdasarkan laman Classic FM, peresmian monumen ini dilakukan di hadapan anak-anak Mozart.

    Perayaan hari lahir Mozart ke-250
    Sebagai komponis yang sangat terkenal, seluruh gereja di Salzburg memberikan penghormatan pada hari lahirnya yang ke-250, tanggal 27 Januari 2006. Seperti dimuat dalam Classic FM, penghormatan ini dilaksanakan dengan cara membunyikan lonceng gereja secara bersamaan tepat pada jam kelahirannya. (Sumber: jangkarkeadilan.com)

    Musik terbukti memiliki banyak manfaat bagi perkembangan bayi dan balita. Adapun manfaat musik bagi balita adalah menjadi lebih peka, religius, dan ekspresif. Nah, Anda bisa mengenalkan balita dengan musik dengan cara berikut. Lakukan sedini mungkin. Biasakan menyanyikan lagu pengantar tidur (lullaby songs) sejak bayi....